Ada Jaminan Pertolongan - Pdt Sadrah Harjito
52m | Jun 11, 2020Sudah beberapa bulan dunia menghadapi wabah Covid 19, dan banyak negara mengalami kerugian. Bukan hanya banyak korban nyawa, tapi Covid 19 juga berimbas pada segi kehidupan yang
lain. Hampir segala kegiatan harus dikerjakan secara online, dari rumah, sehingga zaman ini disebut zaman NOW. Satu sisi, gereja semakin bertumbuh, bertambah banyak, karena rumah-rumah seakan
disulap jadi gereja. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi gereja Tuhan, yaitu kita orang-orang percaya. Tapi satu sisi memang harus diakui bahwa ada banyak orang belum siap dengan Work From
Home. Akibatnya mereka terkena imbas atau dampak buruk dari Covid 19 ini. Tapi kita bersyukur bahwa Tuhan siap menolong, ada jaminan Eben Haezer bagi Anak Tuhan. Ditengah badai krisis ini, kita bahkan dapat terbang mengatasi badai. Mari kita melihat jaminan Tuhan ini sehingga kita tidak tenggelam dalam badai krisis ini. Mari kita baca : Ibr 4:16.
Apa yang dapat kita pelajari?
1. Sebab itu
Ayat ini diawali dengan kata : sebab itu. Ada suatu alasan yang disampaikan penulis Kitab Ibrani. Semua karena kita punya Tuhan Yesus yang sudah ada di surga sebagai Imam Besar Maha Agung. Imam adalah wakil manusia dalam urusan mengenai Allah. Tuhan Yesus, Ia adalah Imam Besar Agung yang bukan hanya dapat menjadi pengantara. Lebih dari itu, Tuhan Yesus dapat menjamin bahwa doa-doa kita tidak sia-sia. Sederhananya Tuhan Yesus sudah menembus sorga dan menjamin doa kita sampai di sorga.
2. Menghampiri tahta kasih karunia
Karena kita punya Tuhan sebagai Bapa yang berkuasa atas surga dan seluruh bumi. Maka kita dapat dengan berani menghampiri tahta kasih karunia. Kita dapat dengan berani. Berani di sini dalam bahasa aslinya adalah : parrhesia. Parrhesia itu punya makna selain berani : terus terang, penuh percaya. Kita dalam doa dapat berterus terang tentang apa yang kita rasakan. Ingat, Tuhan dapat dan telah merasakan penderitaan yang kita rasakan. Tuhan sangat mengerti penderitaan kita, sehingga tahu apa yang harus Tuhan kerjakan untuk menolong kita. Doa kita sampai ke tahta kasih karunia. Tahta itu tempat Penguasa menjalankan otoritasnya. Dari tahta itu juga keluar hukum, keputusan
dari penguasa. Ketika kita berdoa, maka doa kita dijamin sampai ke tahta Allah, bukan sampai tempat lain.Tuhan akan menjawab dengan kasih karunia bagi orang percaya. Kasih karunia : charis, itu bukan sekedar ada kasih dan keindahan. Charis itu maknanya : penyataan istimewa dari kehadiran Tuhan, kuasa dan kemuliaan Allah. Orang yang mendapat kasih karunia akan mengalami hal istimewa dari Allah. Kemuliaan Allah dan kuasaNya yang ajaib akan dinyatakan dalam hidup orang itu. Maka hari-hari ini ketika seluruh dunia mengalami dampak dari pandemi corona. Kita sebagai anak Tuhan, mari dengan yakin menghadap tahta kasih karunia Allah. Sebagai anak Tuhan, kita
akan menerima hal istimewa dari Tuhan. Kuasa dan kemuliaan Allah akan dinyatakan dalam hidup kita. Maka fokuslah pada Tuhan, bukan pada wabah dan dampak yang terjadi.
3. Ada rahmat dan pertolongan
Kita tidak dapat menghindari adanya virus dan dampak dari virus ini. Artinya, wabah memang harus terjadi, tidak bisa ditolak, dampak ke segi yang lain harus terjadi. Tapi di sisi lain, sebagai anak Tuhan, ada jaminan rahmat dan pertolongan Tuhan dalam doa kita. Sehingga kita dapat dengan berani, dengan yakin berdoa, sebab doa kita sampai ke tahta Allah. Tuhan menjamin ada rahmat bagi kita. Rahmat – eleos : belas kasihan, kemurahan Tuhan. Kalau hari-hari ini kita kena dampak dari keadan ini, mari kita pegang janji Tuhan. Bagi kita ada belas kasihan dan Kemurahan Tuhan. Selain itu juga ada pertolongan Tuhan
Dalam versi JMNT ditulis ada : response to cry for help. Ada respon Tuhan terhadap teriakan yang minta tolong. Artinya Tuhan segera merespon anda ketika anda berdoa minta pertolonganNya. Tuhan segera bertindak, untuk membuat sesuatu yang baik. Maka jangan takut di tengah badai yang terjadi hari-hari ini. Tapi mari berdoa dengan penuh keyakinan pada Tuhan Yesus. Tuhan akan menjawab dengan segera merespon untuk menolong kita. Maka fokuslah pada Tuhan bukan badai, dan alami jawaban doa yang ajab.
